Hello ! Welcome to Awake ~ Eps.1: Hmm ... Apple?
Suatu hari yang cerah. Aku terbangun dari tidurku yang sangat pulas ituーoh tidak! Sekarang? Jam 9! Aku terlambat untuk berjualan apel untuk memenuhi kebutuhan keluargaku! Dan? Langgananku!
Yah ... lari ... lari ... dan lari ...
Dengan segera aku memetik apel - apel di kebunku itu. Tapi ... sepertinya apelnya makin sedikit? Apa kecurian? Dimakan kucing? Sigung? Ah, aku mengkhayal yang aneh aneh saja!
Sesampainya aku di tempat biasakuーtempat langganan, seriusnya langgananku itu berjualan di ... pasar? Hah? Sepertinya aku belum pernah melihat pasar itu dan sepertinya belum ada kemarin. Yah, bagaimana lagi? Aku coba mendekati pasar itu. Namanya ... uhm, "Seren Shop"? Seren? Sepertinya aku pernah mendengar nama itu ... siapa ya?
"Hey, Yu Yin!" tepok "nya" dari belakang.
"Heeei ... eh? Seren? Kok kamu ada disini?" tanyaku. Rupanya ... itu Seren? Ya, namanya Seren Luminaya. Nama yang bagus ya? Oh ya. Aku belum memperkenalkan namaku sebelumnya! Namaku Yu Yin Celler.
"Seren ... ehm ... ini tokomu kah? To . . . toko APEL?"
"Hya ... kau belum tau? Aneh kau ini! Aku baru mendirikannya 1 jam yang lalu. Ya ... toko apel, betul. Aku mengambilnya seharian di perkebunan apel! Jangan bilang bilang ya, aku mencu ..." balasnya.
"Ri?" lanjutku.
Seren mengangguk.
"Heey! Bocah kecil! Kurang ajar kamu curi semua apelku! Tanpa semua apel itu aku makan pakai apa!" seru seorang petani tua yang tiba - tiba datang. "Loh! Yu Yin?"
"Kakek!" aku ikut - ikutan berseru.
"Oh ya! Coba liat sahabatmu ituーSeren! Ia mencuri semua apel kita!" kata Kakek.
"Tidak semuanya. Dia menyisakan yang kurang matang dan yang busuk." balasku sigap.
"Dasar pikiran tumpul! Ayo pulang! Langgananmu itu pasti kecewa kalau kuberitahu. Kulaporkan ke keadilan baru tau kamu! Cukup kubilang ke ayahmu saja, Jose~" pancing kakek.
"Aaaahhh~ jangan!" Kakek keburu pergi.
ーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーーー
"APA! SEREN MENCURI SEMUA APEL DI PERKEBUNANMU?" seru JoseーAyah Serenーtak percaya.
"Seren, kamu ini ... keterlaluan! Kamu dihukum! Kalian ... um ,... maksudku ... Yu Yin, kamu tinggal disini untuk sementara ... sedangkan kamu ... SEREN! Perhatikan! Kamu dihukum tinggal 7 hari 7 malam di rumah Kakek Tong Fu!" Jose memutuskan.
"What? Aku ...?! Aku itu nggak cocok imej nya tinggal di rumah bobrok kayak rumah Yu Yin!" tolak Seren.
DEG.
Kalimat itu membuat hatiku hancur. Sepertinya ia tidak mau menerima aku apa adanya. Tapi memang Seren orangnya begitu,
"Yu Yin, ingat ya! Kita memang teman. Tapi kalau sampai berlebihan begini aku nggak mau! Kalau sampai besok juga rumahmu tidak diperbaiki... kau tidak kuizinkan ke rumahku ... LAGI!" lanjut Seren.
"SEREN! Diam kamu . . ." ayah memperingatkan.
"Rumahmu itu tidak cocok untukku yang kaya ini, hahaha."
Bersambuung di episode selanjutnya! Eps. 2:Strong Heart




Tidak ada komentar:
Posting Komentar